Featured Post Today
print this page
Latest Post
Showing posts with label Cybercrime. Show all posts
Showing posts with label Cybercrime. Show all posts

Malware

Malware
Malware merupakan singkatan dari malicious software yang artinya adalah software yang tidak diinginkan, malware dibuat dengan sengaja yang disusupkan pada sebuah sistem komputer untuk mencuri data informasi dan bahkan dapat merusak sebuah sistem komputer. 

Walaupun pengertiannya adalah software/program, malware juga dapat berupa script atau kode. Istilah malware secara umum digunakan untuk menggambarkan program atau kode yang dimaksudkan untuk mengeksploitasi komputer, atau data-data yang terdapat di dalamnya, tanpa persetujuan. Termasuk untuk menggambarkan program atau kode yang bersifat merusak, berbahaya dan mengganggu. Umumnya Malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating sistem.

Malware sangat berbahaya, karena sangat sulit untuk dideteksi oleh sistem yang sedang bekerja, sehingga hal yang sangat mungkin dilakukan adalah menganalisa terkait aktivitas dari malware tersebut. Malware  pernah menjadi sangat fenomenal karena menyebabkan kerugian yang besar serta melibatkan banyak negara sebagai korbannya

Jenis – Jenis Malware Beserta Contohnya
Virus
Merupakan sebuah progam yang memiliki kemampuan untuk menggandakan diri, memanipulasi data, menginveksi, serta mengubah dan merusak progam lain. Varian ini sering ditemui dan seringkali mengganggu para pengguna komputer.
Contoh Virus :
1. Trojan.Lodear
2. W32.Beagle.CO@mm
3. Backdoor.Zagaban

Worm
Sering juga disebut cacing komputer. Sesuai dengan namanya, worm dapat menyebar dengan cepat pada sebuah jaringan computer melalui lubang (port) yang terbuka. Worm juga dapat menggandakan diri dengan cepat yang mengakibatkan memori computer terpakai habis, sehingga computer crash/hang.
Contoh Worm :
1. ADMw0rm
2. Code Red
3. LoveLetter

Keylogger
Merupakan sebuah program yang bertujuan untuk mencatat setiap inputan yang dilakukan pada keyboard. Program ini memiliki file tercatat atau biasa disebut dengan log. Pada umumnya program ini banyak bertebaran pada komputer-komputer publik, seperti warnet dan sebagainya.
Contoh Keylogger :
1. KGB Key Logger 5.2
2. Keylogger Douglas 1.1
3. Revealer Keylogger Free Edition 1.4

Browser Hijacker
Merupakan sebuah progam yang dapat mengubah atau menambah fungsi dari aplikasi (IE)Internet Explorer, dan membuat pengarahan langsung pada situs tertentu saat IE dibuka.
Contoh Browser Hijacker :
1. Onewebsearch
2. Conduit Search
3. CoolWebSearch

Trojan Horse / Trojan
Trojan horse atau biasa disebut trojan adalah suatu progam yang memiliki kemampuan untuk tidak terdeteksi, dan seolah-olah tidak nengubah atau merusak sistem. Trojan bersembunyi dengan cara membuka port tertentu dan menunggu diaktifkan oleh penyerang. Komputer yang telah terinfeksi dapat dikendalikan oleh penyerang melalui versi clientnya.
Trojan Horse adalah malware yang seolah-olah merupakan program yang berguna, menghibur dan menyelamatkan, padahal di balik itu, ia merusak. Trojan horse ini bisa ditunggangi oleh malware lain seperti seperti virus, worm, spyware.
Trojan Horse diproduksi dengan tujuan jahat. Berbeda dengan virus, Trojan Horse tidak dapat memproduksi diri sendiri. Pada umumnya, mereka dibawa oleh utility program lainnya. Utility program tersebut mengandung dirinya, atau Trojan Horse itu sendiri menyamar sebagai utility program.
Contoh Trojan Horse:
1. Win-Trojan/Back Orifice
2. Win-Trojan/SubSeven
3. Win-Trojan/Ecokys(Korean)

Spyware
Spyware adalah perangkat lunak yang mengumpulkan dan mengirim informasi tentang pengguna komputer tanpa diketahui oleh si pengguna itu. Informasinya bisa yang tidak terlampau berbahaya seperti pola berkomputer, terutama berinternet, sampai yang berbahaya seperti nomor kartu kredit, PIN untuk perbankan elektronik (e-banking) dan password suatu account.
Spyware atau software mata-mata merupakan suatu progam yang bertujuan untuk melakukan pengamatan dan memberikan informasi kepada sang pembuat program tentang aktivitas yang terjadi pada komputer terinfeksi.
Contoh Spyware :
1. PC recorder
2. Parental Control Software
3. Detective Software

Backdoor
Sesuai namanya, ini ibarat lewat jalan pintas melalui pintu belakang. Dengan melanggar prosedur, malware berusaha masuk ke dalam sistem untuk mengakses sumber daya serta file. Berdasarkan cara bekerja dan perilaku penyebarannya, backdoor dibagi menjadi 2 grup. Grup pertama mirip dengan Kuda Troya. Mereka secara manual dimasukkan ke dalam suatu file program pada perangkat lunak dan kemudian ketika perangkat lunak itu diinstall, mereka menyebar. Grup yang kedua mirip dengan worm. Backdoor dalam grup ini dijalankan sebagai bagian dari proses boot. Ratware adalah sebutan untuk backdoor yang mengubah komputer menjadi zombie yang mengirim spam. Backdoor lain mampu mengacaukan lalu lintas jaringan, melakukan brute force untuk meng-crack password dan enkripsi., dan mendistribusikan serangan distributed denial of service.
Contoh Backdoor :
1. BackOrifice
2. Netcut
3. Ratware

Exploit dan Rootkit
Exploit adalah perangkat lunak yang menyerang kerapuhan keamanan (security vulnerability) yang spesifik namun tidak selalu bertujuan untuk melancarkan aksi yang tidak diinginkan. Exploit kadang menjadi bagian dari suatu malware yang bertugas menyerang kerapuhan keamanan. Rootkit dimasukkan ke dalam komputer oleh penyerang setelah computer berhasil diambil alih. Rootkit berguna untuk menghapus jejak penyerangan, seperti menghapus log dan menyembunyikan proses malware itu sendiri. Rootkit juga bisa mengandung backdoor agar di hari depan nanti, si penyerang bisa kembali mengambil alih system. Rootkit ini sulit di deteksi, pasalnya rootkit ditanam pada system operasi di level kernel, level inti sistem operasi.
Contoh Exploit dan Rootkit :
1. EoP
2. Serangan DoS
3. Spoofing

Adware
Merupakan program yang menampilkan iklan berupa banner atau op-up pada komputer. Tidak semua adware termasuk dalam kategori malware, karena sistem periklanan internet sudah banyak yang menggunakan fasilitas ini. Walaupun tidak berbahaya, tetapi program ini dapat mengganggu kenyamanan berinternet. Program adware termasuk dalam keluarga malware yang mempunyai tugas untuk menghabiskan bandwidth internet dan mengakibatkan internet berjalan sangat lambat.
Contoh Adware :
1. MyWay Searchbar
2. AOL Mail
3. Ziddu

Dialer
Merupakan program yang mempunyai kemampuan untuk mengoneksikan komputer secara langsung ke internet tanpa ada konfirmasi pihak pengguna komputer. Sasaran program ini adalah mengoneksikan komputer pada sebuah situs yang berbau pornografi. Dialer dapat mengganti nomor provider yang digunakan untuk menciptakan sebuah koneksi jarak jauh yang dapat mengakibatkan tagihan telepon meningkat berkali-kali lipat.

Wabbit
Merupakan program yang memiliki sifat yang sama dengan worm, tetapi program ini hanya berkerja secara lokal dan tidak memerlukan koneksi jaringan. Wabbit akan selalu menggandakan diri hingga memenuhi kapasitas harddisk yang dimiliki oleh pengguna komputer.
Istilah ini mungkin asing, tapi memang ada malware tipe ini. Seperti worm, wabbit tidak membutuhkan suatu program dan dokumen untuk bersarang. Tetapi berbeda dengan worm yang menyebarkan diri ke komputer lain menggunakan jaringan, wabbit menggandakan diri secara terus-menerus didalam sebuah komputer lokal dan hasil penggandaan itu akan menggerogoti sistem. Kinerja komputer akan melambat karena wabbit memakan sumber data yang lumayan banyak. Selain memperlambat kinerja komputer karena penggunaan sumber daya itu, wabbit bisa deprogram untuk memiliki efek samping yang efeknya mirip dengan malware lain. Kombinasi-kombinasi malware seperti inilah yang bisa sangat berbahaya.

BOTS
Didapatkan dari kata “robot” yang dimana merupakan sebuah proses otomatis yang berinteraksi dengan layanan jaringan lain. Bot dapat digunakan untuk tujuan yang baik atau jahat. Jika digunakan untuk tujuan yang jahat, Bot dapat bekerja seperti Worm dimana ia menggandakan dirinya dan menginfeksi komputer, bedanya adalah ia menunggu perintah dari si pembuat bot dalam melakukan pekerjaannya. Seperti mendapatkan informasi finansial, serangan DoS, Spam dan sebagainya.
Contoh BOTS :
1. Log keystrokes
2. Capture and analyze packets
3. Launch DoS attacks

Analisa malware adalah suatu aktivitas yang kerap dilakukan oleh sejumlah praktisi keamanan teknologi informasi untuk mendeteksi ada atau tidaknya komponen sub-program atau data yang bertujuan jahat dalam sebuah file elektronik. Analisa atau kajian ini sangat penting untuk dilakukan karena:
  • Malware sering diselundupkan melalui file-file umum dan popular seperti aplikasi (.exe), pengolah kata (.doc), pengolah angka (.xls), gambar (.jpg), dan lain sebagainya – sehingga jika pengguna awam mengakses dan membukanya, akan langsung mejadi korban program jahat seketika;
  • Malware sering diselipkan di dalam kumpulan file yang dibutuhkan untuk menginstalasi sebuah program atau aplikasi tertentu – sehingga jika sang pengguna melakukan instalasi terhadap aplikasi dimaksud, seketika itu juga malware diaktifkan;
  • Malware sering disamarkan dengan menggunakan nama file yang umum dipakai dalam berbagai keperluan, seperti driver (.drv), data (.dat), library (.lib), temporary (.tmp), dan lain-lain – sehingga pengguna tidak sadar akan kehadirannya di dalam komputer yang bersangkutan;
  • Malware sering dikembangkan agar dapat menularkan dirinya ke tempat-tempat lain, dengan cara kerja seperti virus atau worms – sehingga komputer pengguna dapat menjadi sarang atau sumber program jahat yang berbahaya;
  • Malware sering ditanam di dalam sistem komputer tanpa diketahui oleh sang pengguna – sehingga sewaktu-waktu dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak berwenang untuk melakukan berbagai tindakan kejahatan; dan lain sebagainya.


Sumber :

idsirtii.or.id/doc/IDSIRTII-Artikel-MalwareAnalysis.pdf

https://www.digitalnewsasia.com/security/cybersecurity-malaysia-and-microsoft-in-malware-threat-intelligence-initiative

http://www.cisco.com/web/about/security/intelligence/virus-worm-diffs.html

http://www.microsoft.com/technet/security/alerts/info/malware.mspx

http://teknologi.kompasiana.com/internet/2013/09/08/backdoor–589880.html
0 comments

Black Market

Black Market
Black Market (Pasar Gelap) adalah pasar yang secara rutin memperdagangkan barang- barang atau jasa tertentu, yang dilarang oleh pemerintah. Alasan ditempuhnya jalur "bawah tanah" ini berkenaan dengan keinginan sejumlah pernbeli atau penjual untuk menghindari kontrol harga pemerintah  yang ketat atau kuota ketat. Di samping juga untuk menghindari pajak yang cukup tinggi atas barang-barang dan jasa tertentu, atau sekadar untuk menjual barang/jasa yang dilarang oleh pemerintah. Besar dan peran pasar gelap beragam dari suatu negara ke negara lainnya. Berbeda pula dari suatu kurun waktu ke kurun berikutnya dalam satu negara. 

Secara umum, semakin kuat dominasi dan kontrol pemerintah terhadap sektor ekonomi, semakin besar pula kemungkinan terjadinya aktivitas ekonomi melalui pasar gelap. Penanganan pemerintah yang setengah-setengah terhadap kecenderungan ini, malah mengakibatkan semakin suburnya pasar gelap. Besarnya pasar gelap di negara dan pada periode tertentu, mencerminkan seberapa kuat dan efektifnya perangkat birokrasi yang dikerahkan pemerintah untuk menangkap oknum yang melanggar. Selain itu juga menunjukkan beratnya hukuman yang biasanya dikenakan terhadap oknum yang tertangkap. 

Peran para pelaku Black Market
Keterangan :
  1. Programmer : Yang mengembangkan eksploitasi dan malware yang digunakan untuk melakukan kejahatan cyber.
  2. Distributor : Yang berdagang dan menjual data curian dan bertindak sebagai voucher untuk barang yang disediakan oleh spesialis lain.
  3. Ahli Teknologi : Siapa memelihara infrastruktur TI perusahaan kriminal, termasuk server, teknologi enkripsi, database, dan sejenisnya.
  4. Hacker: Yang mencari dan mengeksploitasi aplikasi, sistem dan kerentanan jaringan.
  5. Penipu: Siapa yang membuat dan menyebarkan berbagai skema rekayasa sosial, seperti phishing dan spam.
  6. Hosted Penyedia Sistem : Yang menawarkan hosting yang aman dari konten terlarang di server dan situs.
  7. Kasir : Siapa yang mengontrol account drop dan memberikan nama dan account untuk penjahat lainnya untuk biaya.
  8. Uang Bagal : Siapa yang lengkap wire transfer antar rekening bank.
  9. Teller : Yang dibebankan dengan mentransfer dan pencucian dana sah diperoleh.
  10. Pemimpin Organisasi : Sering 'orang orang' tanpa keterampilan teknis. Para pemimpin merakit tim dan memilih target
0 comments

Definisi Cybercrime dan Computer Crime

Cybercrime
Pengertian Cybercrime menurut beberapa pakar :

  • The U.S. Department of Justice memberikan pengertianComputer Crime sebagai: "… any illegal act requiring knowledge of Computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution".
  • Organization of European Community Development, yaitu:"any illegal, unethical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data".

  • Definisi computer crime menurut OECD yang didefinisikan dalam kerangka computer abuse yakni, “Any illegal, unethical or unauthorized behavior involving authomatic data processing and/ or transmissing of data.” “Setiap perilaku yang melanggar/melawan hukum, etika atau tanpa kewenangan yang menyangkut pemrosesan data dan / atau pengiriman data.”
  • Eoghan Casey “Cybercrime is used throughout this text to refer to any crime that involves computer and networks, including crimes that do not rely heavily on computer“.
  • Forester dan Morrison mendefinisikan kejahatan komputer sebagai: aksi kriminal dimana komputer digunakan sebagai senjata utama.
  • Andi Hamzah dalam bukunya “Aspek-aspek Pidana di Bidang Komputer” (1989) mengartikancybercrime sebagai kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikansebagai penggunaan komputer secara ilegal.
  • Menurut Kartasudirja (1993:3), dalam pengertian luas Cybercrime adalah tindakan pidana apa saja yang dapat dilakukan dengan memaiaki komputer(hardware dan software) sebagai sarana atau alat,komputer sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak dengan merugikan pihak lain.
  • Girasa (2013) mendefinisikan cybercrime sebagai : aksi kejahatan yang menggunakan teknologi komputer sebagai komponen utama.
  • M.Yoga.P (2013) memberikan definisi cybercrime yang lebih menarik, yaitu: kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber.
Cyber crime istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatandengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke didalamnya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuankartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll.

Dari beberapa definisi diatas, maka kejahatan komputer (computer crime) atau penyalahgunaan komputer (computer misuse) secara umum dapat disimpulkan sebagai perbuatan atau tindakan yang dilakukan dengan menggunakan komputer sebagai alat/sarana untuk melakukan tidak pidana atau komputer itu sendiri sebagai objek tindak pidana. Dan dalam arti sempit kejahatan komputer adalah suatu perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan teknologi komputer yang canggih.

Walaupun istilah computer crime ataupun cybercrime telah populer di masyarakat akan tetapi eksistensi computer crime secara akademik masih menjadi perdebatan para ahli. Permasalahan yang timbul berkaitan dengan computer crime antara lain apakah computer crime merupakan suatu bentuk kejahatan baru yang berbeda dari kejahatan-kejahatan konvensional tradisional seperti pencurian, pembunuhan dll., sehingga membutuhkan suatu pengaturan hukum yang secara khusus mengatur masalah ini seperti halnya tindak pidana perekonomian, atau apakah kejahatan yang dimaksud computer crime tersebut hanyalah suatu bentuk lain dari kejahatan kejahatan biasa yang telah diatur di dalam hukum pidana materil positif sehingga yang diperlukan dalam mengatasi masalah computer crime.

Sumber : 
www.usdoj.gov/criminal/cybercrimes
https://roniamardi.wordpress.com/definisi-cybercrime/
http://itdare.blogspot.com/2014/12/pengertian-cyber-crime-dan-jenis-jenis.html
0 comments
 
Support : Copyright © 2015. Forensika Digital - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger